Rolling Stone magazine eulogized Dio with these words: "It wasn't just his mighty pipes that made him Ronnie James Dio — it was his moral fervor...what always stood out was Dio's raging compassion for the lost rock & roll children in his audience. Dio never pretended to be one of the kids — he sang as an adult assuring us that we weren't alone in our suffering, and some day we might even be proud of conquering it".
Album Dio yang sangat menarik cover nya...segolongan manusia datang mengadap bapak setan...and maybe...it is not the bapak setan yang kau sangka???
Aku sangat meminati lagu dan falsafah dalam lirik album Dio...terutama Lock Up The Wolves yang sangat personal buat aku...
Dalam album ni ada satu lagu yang sangat menarik...The Last In Line...walaupun Dio ni seorang kapir pada pandangan mata kasar...tapi aku rasa dia sendiri tak tahu apa maksud sebenar lagu nih...dan sebenarnya aku yakin Tuhan memberikan maksud hidup ni merata-rata...jangan sekadar rujuk kitab aje...lagu setan macam ni pun banyak makna pada orang yang tahu.
Lagu nih sebenarnya ialah tunggak kepada evil or divine, the truth and consequences...sebab itu sunnah Tuhan yang azali...The Last In Line ni merujuk kepada segolongan kaum yang dapat mengenali diri dia siapa dan kat mana tempat dia selepas mati...
"we knew for the first time, if we evil or divine, we the last in line".
Samada kita nih manusia atau manusia jadi-jadian...kita sendiri lebih kenal diri kita siapa...itu maksud Uncle Ronnie dalam bait lirik di atas...sebabnya kalau kita tak tahu kita siapa makanya di akhirat esok kita boleh elak lagi hukum Tuhan...kita boleh mintak datang balik ke dunia...nak buat amalan baik laa kononnya...tapi Tuhan sebut dalam Quran...NO WAY JOSE...kita dapat sekali aje...sebab Tuhan cakap kalau kita hidup balik berkali-kali kita tetap akan jadi cenggitu gak...tak ada perubahan...makanya kita sebenarnya pada hakikatnya telah mengenali diri sendiri...
Dan (sungguh ngeri) sekiranya engkau melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhan mereka (dalam keadaan malu dan hina, sambil merayu): "Wahai Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar dengan sejelas-jelasnya (akan segala yang kami ingkari dahulu); maka kembalikanlah kami ke dunia supaya kami mengerjakan amal-amal yang baik; sesungguhnya kami sekarang telah yakin".Dan (bagi menolak rayuan itu Allah Taala berfirman): "Kalaulah Kami telah tetapkan persediaan (memberikan hidayah petunjuk untuk beriman dan beramal soleh kepada tiap-tiap seorang dengan ketiadaan usaha dari masing-masing), nescaya Kami berikan kepada tiap-tiap seorang akan hidayah petunjuknya (sebelum masing-masing meninggal dunia, supaya tidak terkena azab di akhirat); tetapi telah tetap hukuman seksa dariKu: ` Demi sesungguhnya! Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan semua jin dan manusia (yang pada masa hidupnya tidak berusaha untuk beriman dan beramal soleh)".
Surah As-Sajdah, Ayat 12-13
Makanya jangan tersilap bilamana kita menghukum orang lain atas kesalahan yang dia buat...sebenarnya hukuman kat dunia ni tak ada makna buat manusia sebab hukuman manusia bersifat sementara sebabnya :
"We're all born upon the cross the throw before the toss you can release yourself but the only way is down"
Maknanya, orang jahat tak boleh jadi baik...dan orang baik tak akan sekali-kali jadi orang jahat...you can release yourself but the only way is down...orang baik akan cuba berusaha jadi orang jahat - to release yourself from your being...but you can only go down...maknanya kau akan kecewa sebab kau tak akan dapat jadi apa kau nak jadi walaupun berkati-kati kau maki hamun ALLAH TAALA...He will simply say...NO CAN DO.
Sebenarnya FREE WILL yang dikatakan oleh Dawkins hanyalah omongan kosong semata-mata kerana Ronnie James Dio sendiri menyatakan bahawa...
WE ARE THE LAST IN LINE...
THE OMEGA OF THE ALPHA...
THY WILL BE DONE!
_______________________________________________________________